TUGAS MAKALAH PPD PROSES BELAJAR ANAK SD

TUGAS MAKALAH PPD

PROSES BELAJAR ANAK SD

Pengampu : DR.H.Y.Padmono

Disusun oleh:

Ika Yuliastuti (K7109098)

Kelas : 1A


PROGRAM S1 PGSD KAMPUS VI KEBUMEN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

2009

BAB 1

PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG MASALAH

Belajar biasanya dikaitkan dengan sekolah. Ketika itu terpikir pula bidang studi dan keterampilan apa yang harus dikuasai, misalnya: matematika, bahasa, IPA atau IPS. Padahal yang seharusnya belajar tidak harus dibatasi dengan sekolah, belajar dapat terjadi dimana-mana, kapan saja dan apa saja. Yang lebih luas lagi, belajar seharusnya dimaknai sebagai belajar kehidupan. Setiap hari kita mempelajari kehidupan kita. Anak kecil menendang bola supaya bola itu bergerak menuju sasaran, remaja belajar lagu baru yang sangat disenangi dan generasi muda belajar menyukai model baru dengan meninggalkan model lamanya.

Proses belajar khususnya proses belajar anak SD sangat menarik untuk dipelajari, karena kita sebagai calon pendidik dapat mengetahui proses psikologi belajar anak SD. Oleh karena itu dalam makalah ini akan saya bahas mengenai proses belajar anak SD.

B.RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka dalam makalah ini akan dibahas mengenai rumusan masalah:

  1. Apa pengertian dan prinsip belajar?
  2. Bagaimana proses psikologi belajar anak?
  3. Bagaimana implikasi proses belajar anak terhadap pengembangan KBM?

1

BAB II

PEMBAHASAN

1.Pengertian dan Prinsip Belajar

Menurut Anita E.Woolfolk (1993) (dalam Perkembangan dan Belajar Peserta Didik,1998/1999:245) menegaskan bahwa belajar terjadi ketika pengalaman menyebabkan suatu perubahan pengetahuan dan perilaku yang relatif permanen pada individu.

Menurut Abin Syamsudin (1981) (dalam Perkembangan dan Belajar Peserta Didik,1998/1999:245) mendefinisikan belajar adalah perbuatan yang menghasilkan perubahan perilaku dan pribadi.

Dari pendapat para ahli diatas dapat diambil kesimpulan mengenai pengertian  belajar. Belajar adalah aktivitas atau pengalaman  yang menghasilkan perubahan pengetahuan, perilaku dan pribadi yang bersifat permanent.

Pada dasarnya prinsip belajar itu ada empat yaitu: pertama, perubahan yang terjadi harus bertujuan (intensional) dalam arti disengaja atau disadari bukan bersifat kebetulan. Kedua, perubahan itu bersifat positif, artinya bahwa perubahan itu menjadi lebih baik sesuai sesuai dengan kriteria yang telah disepakati, baik oleh siswa maupun guru. Ketiga, perubahan itu harus benar-benar hasil pengalaman yaitu interaksi antara individu dengan orang lain. Keempat, perubahan itu bersifat efektif artinya bahwa belajar itu menghasilkan perubahan yang bararti secara fungsional baik untuk pemecahan masalah akademik (ujian,tes) maupun persoalan kehidupan sehari-hari bagi kelangsungan hidup individu.

2. Proses Psikologi Belajar Anak

Proses psikologis belajar anak merupakan sesuatu yang tidak selalu mudah dipahami oleh orang lain, termasuk juga guru. Oleh karena itu perkembangan sejumlah teori belajar yang berusaha memahami proses psikologis belajar anak. Teori-teori ini antara lain:

2

3

a.Teori Belajar Behavioral

Dalam teori ini ada sejumlah prinsip yaitu clasical conditioning, operant conditioning, pembentukan kebiasaan (habituation), dan peniruan (imitation).

a)      Clasical Conditioning

Adalah respon yang otomatik dengan stimulus baru.

b)      Operant Conditioning

Adalah belajar dalam hal perilaku otomatis diperkuat / diperlemahkan oleh consequence atau antecendence. Misalnya, jika kita belajar seekor anjing suatu trik, seperti belajar bergulung-gulung, maka kita akan menunjukan stimulus hadiah (daging diatas kepala misalnya) setelah anjing mampu menampilkan trik.

c)      Pembentukan kebiasaan ( habituation)

Santrock and Yussen (1992) (dalam Perkembangan dan Belajar Peserta Didik,1998/1999: 247) menegaskan bahwa kebiasaan adalah presentasi atau stimulus yang terjadi berulang-ulang yang dapat menyebabkan kurangnya perhatian terhadap stimulus.

d)     Peniruan

Anak- anak belajar perilaku baru dengan melihat orang lain bertindak.

b.Teori Kognitif

Teori kognitif  meyakini bahwa pengetahuan itu dipelajari dan perubahan dalam pengetahuan menyebabkan adanya perubahan perilaku.

4

c.Teori Perkembangan Kognitif

Dalam teori perkembangan Piaget, ada beberapa konsep kunci yang perlu dipahami yaitu adaptasi (assimilasi dan akomodasi), organisasi dan keseimbangan

d.Pemrosesan Informasi

Pada dasarnya ada dua proses dasar yang diperlukan bagi anak untuk memproses informasi tentang dunianya yaitu melalui perhatian dan ingatan. Perhatian (attention) adalah kosentrasi dan pemusatan kegiatan mental. Perhatian juga bersifat selektif dan berubah. Maksudnya, bahwa perhatian itu akan tetap bertahan lama apabila yang menjadi pusat perhatian itu sesuatu yang selektif.

Sedangkan ingatan (memory) adalah bekerja dengan setiap kata yang diucapakan. Untuk belajar dan menalar yang sukses, anak-anak perlu memegang erat-erat informasi yang telah didapatkan dan mencari kembali informasi yang telah disimpan lama.

3.Implementasi Proses Belajar Anak terhadap Pengembangan KBM

Dalam implementasi dan pengembangan kurikulum diperlukan berbagai upaya antara lain:

v  Guru harus benar-benar memanfaatkan hasil observasi dan catatan tentang heterogunitas kemampuan minat dan tingkat kemajuan perkembangan anak. Hal ini sangat membantu ketika guru ingin mendesain rencana pembelajaran yang sesuia dengan tuntutan anak.

v  Guru hendaknya terus-menerus melakukan pemantauan secara langsung dikelas dan diluar kelas, karena bias jadi banyak umpan balik dari siswa yang bermanfaat bagi pengembangan program, sehingga dapat mengoptimalkan proses pembelajaran.

Apabila kedua upaya diatas telah dilakukan maka akan tercipta proses oembelajaran yang baik yang nantinya akan meningkatkan mutu pendidikan Indonesia dan mencerdaskan anak Indonesia. Sehingga akan tercipta generasi penerus bangsa yang siap menghadapi kehidupan masa kini dan masa yang akan dating.

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

  • Belajar adalah aktivitas atau pengalaman yang menghasilkan perubahan pengetahuan, perilaku dan pribadi yang bersifat permanen.
  • Psikologis belajar anak ada empat yaitu

-teori belajar behavioral

-teori kognitif

-teori perkembangan kognitif

-pemrosesan informasi

  • Implementasi dalam proses belajar anak terhadap pengembangan KBM yaitu

-guru harus memenfaatkan hasil observasi & catatan tentang heterogunitas

-guru hendaknya terus menerus melakukan pemantauan secara langsung dilura maupun didalam kelas.

5

6

DAFTAR PUSTAKA

Wahab,Rohmat dan Solehuddin.1998/1999.Perkembangan dan Belajar Peserta Didik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan tinggi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: